Selasa, 01 Mei 2012

" Kalau tersesat di Hutan, Apa yang akan Anda lakukan?"

Kalau jawaban anda,"Katakan peta! Katakan peta! " (Gayanya Dora -.- ) , saya beri anda Title "Gafle" (Note : "Gafle" adalah title anda sekalian yang membaca Blog ini. Semacam "Knight of the Manor" lah. wkwkkwk)

Jawabannya adalah~~ (versi saya sih..ehehe) :
1. Menjadi tipe pasif, yaitu dengan "diam" di suatu tempat, berkemah disitu sampai ditemukan orang lain. Sesuai dengan pepatah ," Diam itu emas". Tapi, ada efek negatifnya looohhh (Afika mode ON -.- ) , kalau kita hanya "diam" , mungkin bukan orang lain yang datang menyelamatkan, tapi malah "Harimau" dan kawan sejawatnya...

2. Menjadi tipe aktif, yaitu dengan "Maju Terus Pontang-Panting (Eh oups : p ) " , kita majuuuu terus merangsek menembus tuh hutan supaya kita nemuin jalan keluar. Namun, cara yang ini juga banyak negatifnya. Kenapa? Karena kalau kita terus maju, nggak liat sekeliling gitu, bisa-bisa kita malah celaka. Kita kan tw ya, hutan itu kek gimana, "terrain" atau medan yang ga jelas, kalau kita salah ambil keputusan "Jalan" mana yang kita ambil, bisa-bisa....

3. Menjadi diri sendiri (Apa-apaan??? ga nyambung ya? masa? : P ). Cara ini menurut saya, cara yang paling ampuh. Kenapa? Karena pada hakekatnya, yang paling sulit dipahami manusia itu bukan orang lain, tapi dirinya sendiri. Ga percaya? coba deh direnungin ntar, pas ada waktu luang, misal pas lagi nongkrong di Kursi Panas (MCK..wkwkwk). Coba jadi diri sendiri, karena yakin deh, kalau kita mencoba jadi orang lain maka hasilnya pasti janggal. Kita kerasa ga enak, yang disekitar kita apalagi -.-

Sori kalau nggak nyambung dari awal ampe akhir. Maaf kalau agak "menyentil" , karena saya bermaksud "menyentil" diri saya sendiri : P
Sori kalau ada yang "kesentil", saya bener-bener minta maaf. Saya hanya ingin anda semua tidak mengalami hal yang serupa dengan saya.

NB: Akhir akhir ini saya berpikir kalau nomor 1 adalah pilihan terbaik. Menurut akal dan menurut apa yang saya percaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar